Ramadhan telah tiba, bergerak terus hingga ke penghujungnya.
Kegirangan menyambut Ramadhan
dirasakan oleh semua umat Islam, terlebih mereka yang selalu dekat-dekat dengan  Islam

Namun pada sebagian orang, kemeriahan Ramadhan berlangsung di awal-awal saja. Saat Ramadhan bergerak menuju ujungnya, seolah semua kembali seperti sedia kala. Tak ada
aktivitas peningkatan ibadah seperti yang diharapkan.

Kemeriahan akhir Ramadhan lebih
banyak ditemui di pusat-pusat berbelanjaan,
pertokoan dan mall-mall. Bukan sesuatu yang salah sebenarnya berbelanja, membeli pakaian baru dan berbagai perlengkapan untuk bersiap untuk menyambut hari raya.

Namun aktivitas tersebut tidak boleh mengalahkan kekhusyukan dan beribadah pada Allah di bulan Ramadhan.

Demikian pula kehebohan belanja tak boleh sampai terjebak pada isrof- melampaui batas.
Mana sih sebenarnya tempat yang lebih baik, antara masjid dengan pusat-pusat perbelanjaan?

Semua sepakat bahwa masjid-lah tempat yang terbaik. Karena di masjid, Allah lebih banyak diingat, disebut dan Al Quran dibaca.

Meski tentu saja pasar sebagai tempat orang mencari nafkah bisa juga jadi tempat untuk meraup pahala saat
seseorang memperhatikan halal dan haram dalam berjual beli.

Lebih sering ke masjid tentu semakin mengingatkan seseorang pada akhirat.

Dari ‘Aisyah Rhadiyallahu ‘anha, berkata:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan bersabda, ?

Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan.? (HR.Bukhari)
Namun bagaimana kalau seseorang lebih sering jalan-jalan, lihat-lihat dan nongkrong di mall atau pusat perbelanjaan?
Mestinya harus waspada.Karena di pusat belanja terlalu banyak godaan.

Mulai dari barang-barang lux yang menarik untuk
dibeli, atau godaan lawan jenis yang membuat diri sulit untuk menundukkan pandangan. Kalau
dengan banyaknya godaan ini kita malah semakin betah di sana, perlu waspadai deh kesehatan hati kita.

Semoga sajian ini bermanfaat

By: Abu Abdillah As-Syafi’i
PIN BB: 56AEB608
WhatsApp: 089672050545

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*