Subscribe to rss rss

TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM

Posted by : | On : 31-08-2011 | Comments (0)
TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM
Keluarga Besar Ma’had Imam Muslim Bagiknyaka dan Kru Radio Suara Qur’an FM 106.7 Mengucapkan : TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga setelah berakhirnya rutinitas hari raya kita kembali bersemangat dalam ibadah dan kesabaran sebagaimana dalam bulan Ramadhan

BID’AH ( 4 ) Dampak Buruk Bid’ah

Posted by : | On : 23-08-2011 | Comments (0)
BID’AH Dampak Buruk Bid’ah [Bagian Keempat dari 4 Tulisan]   Sudah sepatutnya kita menjauhi berbagai macam bid’ah mengingat dampak buruk yang ditimbulkan. Berikut beberapa dampak buruk dari bid’ah. [Pertama, amalan bid'ah tertolak] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718) Orang yang berbuat bid’ah inilah yang amalannya merugi. Allah Ta’ala berfirman, قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا “Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al Kahfi [18] : 103-104)

BID’AH ( 3 ) Berbagai Alasan Dalam Membela Bid’ah

Posted by : | On : 23-08-2011 | Comments (0)
BID’AH ( 3) Berbagai Alasan Dalam Membela Bid’ah [Bagian Ketiga dari 4 Tulisan] Sebelumnya kami telah menyampaikan sanggahan mengenai bid’ah hasanah yang dasarnya adalah dari perkataan Umar bahwa sebaik-baik bid’ah yaitu shalat tarawih ini. Berikut kami sajikan beberapa alasan lain dalam membela bid’ah dan jawabannya. [1] Mobil, HP dan Komputer termasuk Bid’ah Setelah kita mengetahui definisi bid’ah dan mengetahui bahwa setiap bid’ah adalah tercela dan amalannya tertolak, masih ada suatu kerancuan di tengah-tengah masyarakat bahwa berbagai kemajuan teknologi saat ini seperti mobil, komputer, HP dan pesawat dianggap sebagai bid’ah yang tercela. Di antara mereka mengatakan, “Kalau  memang bid’ah itu terlarang, kita seharusnya memakai unta saja sebagaimana di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam”. Menurut kami, perkataan ini muncul karena tidak memahami bid’ah dengan benar. Perlu sekali ditegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan bid’ah yang tercela sehingga membuat amalannya tertolak adalah bid’ah dalam agama dan bukanlah perkara baru dalam urusan dunia yang tidak ada contoh sebelumnya seperti komputer dan pesawat. Suatu kaedah yang perlu diketahui bahwa untuk perkara non ibadah (‘adat), hukum asalnya adalah tidak terlarang (mubah) sampai terdapat larangan. Hal inilah yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (sebagaimana dalam Iqtidho’ Shirotil Mustaqim, 2/86) dan ulama lainnya. Asy Syatibi juga mengatakan, “Perkara non ibadah...

BID’AH ( 2 ) Adakah Bid’ah Hasanah…..?

Posted by : | On : 23-08-2011 | Comments (0)
BID’AH ( 2 ) Adakah Bid’ah Hasanah…..? [Bagian Kedua dari 4 Tulisan] Setiap bid’ah adalah tercela. Inilah yang masih diragukan oleh sebagian orang. Ada yang mengatakan bahwa tidak semua bid’ah itu sesat, ada pula bid’ah yang baik (bid’ah hasanah). Untuk menjawab sedikit kerancuan ini, marilah kita menyimak berbagai dalil yang menjelaskan hal ini. [Dalil dari As Sunnah] Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah matanya memerah, suaranya begitu keras, dan kelihatan begitu marah, seolah-olah beliau adalah seorang panglima yang meneriaki pasukan ‘Hati-hati dengan serangan musuh di waktu pagi dan waktu sore’. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jarak antara pengutusanku dan hari kiamat adalah bagaikan dua jari ini. [Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat dengan jari tengah dan jari telunjuknya]. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ “Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan...

BID’AH ( 1 ) Definisi Bid’ah

Posted by : | On : 23-08-2011 | Comments (0)
BID’AH ( 1 ) [Bagian Pertama dari 4 Tulisan] Saudaraku yang semoga kita selalu mendapatkan taufik Allah, seringkali kita mendengar kata bid’ah, baik dalam ceramah maupun dalam untaian hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun, tidak sedikit di antara kita belum memahami dengan jelas apa yang dimaksud dengan bid’ah sehingga seringkali salah memahami hal ini. Bahkan perkara yang sebenarnya bukan bid’ah kadang dinyatakan bid’ah atau sebaliknya. Tulisan ini -insya Allah- akan sedikit membahas permasalahan bid’ah dengan tujuan agar kaum muslimin bisa lebih mengenalnya sehingga dapat mengetahui hakikat sebenarnya. Sekaligus pula tulisan ini akan sedikit menjawab berbagai kerancuan tentang bid’ah yang timbul beberapa saat yang lalu di website kita tercinta ini. Sengaja kami membagi tulisan ini menjadi empat bagian. Kami harapkan pembaca dapat membaca tulisan ini secara sempurna agar tidak muncul keraguan dan salah paham. Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat. AGAMA ISLAM TELAH SEMPURNA Saudaraku, perlu kita ketahui bersama bahwa berdasarkan kesepakatan kaum muslimin, agama Islam ini telah sempurna sehingga tidak perlu adanya penambahan atau pengurangan dari ajaran Islam yang telah ada. Marilah kita renungkan hal ini pada firman Allah Ta’ala, الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا “Pada...

Mencari Malam 1000 Bulan ( Lailatul Qadr )

Posted by : | On : 20-08-2011 | Comments (0)
Mencari Malam 1000 Bulan ( Lailatul Qadr )
Mencari Malam 1000 Bulan (Lailatul Qadr)   Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah adanya satu malam yang lebih baik daripada 1000 bulan yaitu Lailatul Qadr. Apakah sebenarnya Lailatul Qadar ini? Kapankah datangnya? Apa tanda-tandanya? Mengapa orang mencarinya? Dan apa yang harus dilakukan ketika kita menemuinya? Tulisan di bawah ini semoga bisa membantu dalam memahami lebih jauh tentang Lailatul Qadar dan bagaimana menyikapinya.

Lailatul Qadar

Posted by : | On : 20-08-2011 | Comments (0)
Lailatul Qadar
Lailatul Qadar    Mengenai pengertian lailatul qadar, para ulama ada beberapa versi pendapat. Ada yang mengatakan bahwa malam lailatul qadr adalah malam kemuliaan. Ada pula yang mengatakan bahwa lailatul qadar adalah malam yang penuh sesak karena ketika itu banyak malaikat turun ke dunia. Ada pula yang mengatakan bahwa malam tersebut adalah malam penetapan takdir. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa lailatul qadar dinamakan demikian karena pada malam tersebut turun kitab yang mulia, turun rahmat dan turun malaikat yang mulia.[1] Semua makna lailatul qadar yang sudah disebutkan ini adalah benar.  

Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh”

Posted by : | On : 19-08-2011 | Comments (0)
Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh”
Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh” (Disadur secara bebas dari kajian Syaikh Husni yang terekam-red)   Syaikh Husni“Allah yarhamuh”dengan segenap perjuangannya untuk Sunnah, telah menitipkan pesan dan nasihat yang sangat berharga bagi kita semua. Sebuah wasiat yang sudah sepantasnya terukir oleh tinta-tinta emas, dibingkai dengan permata-permata keindahan untuk kemudian disemayamkan dalam dada-dada salafiyyin yang mendambakan persatuan serta kebersamaan abadi di atas al-Haq.

Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh”

Posted by : | On : 19-08-2011 | Comments (0)
Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh”
Nasihat Perpisahan Dari Syaikh Husni “Allah yarhamuh” (Disadur secara bebas dari kajian Syaikh Husni yang terekam-red) Syaikh Husni“Allah yarhamuh”dengan segenap perjuangannya untuk Sunnah, telah menitipkan pesan dan nasihat yang sangat berharga bagi kita semua. Sebuah wasiat yang sudah sepantasnya terukir oleh tinta-tinta emas, dibingkai dengan permata-permata keindahan untuk kemudian disemayamkan dalam dada-dada salafiyyin yang mendambakan persatuan serta kebersamaan abadi di atas al-Haq. Sebuah pesan yang tidak satupun rangkaian kalimatnya melainkan muncul dari beningnya telaga ketu1usan dan jernihnya mata air keikhlasan, …Duhai !! betapa meruginya hati-hati yang tidak bergetar dan mengambil manfaat di hari itu. Mari…wahai ummat !! sejenak kita bergegas menuju telaga itu dan mendulang mata airnya yang bening. Sebuah nasihat yang beliau petik dari untaian nasihat perpisahan Rasulullah . Semakna dengan nasihat semakna dengan nasihat Rasulullah , serupa dan seirama dalam kandungan dan tujuannya. Yaitu wasiat untuk selalu meniti jalnnya al jama’ah (persatuan di atas al-Haq dan tekad untuk menjauhi firqah-firqah yang mencabik-cabik persatuan Islam).

Buah dari Kesabaran

Posted by : | On : 16-08-2011 | Comments (0)
Ditengah gemuruhnya kota, ternyata Riyadh menyimpan bayak kisah. Kota ini menyimpan rahasia yang hanya diperdengarkan kepada telinga dan hati yang mendengar. Tentu saja, Hidayah adalah kehendak NYA dan Hidayah hanya akan diberikan kepada mereka yang mencarinya. Ada sebuah energi yang luar biasa dari cerita yang kudengar beberapa hari yang lalu dari sahabat Saya mengenal banyak dari mereka, ada beberapa dari Palestina, Bahrain, Jordan, Syiria, Pakistan, India, Srilanka dan kebanyakan dari Mesir dan Saudi Arabia sendiri. Ada beberapa juga dari suku Arab yang tinggal dibenua Afrika. Salah satunya adalah teman dari Negara Sudan, Afrika.