Subscribe to rss rss

BEKAL MENUJU AKHIRAT

Posted by : | On : 26-10-2011 | Comments (0)
BEKAL MENUJU AKHIRAT

BEKAL MENUJU AKHIRAT

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَيِعْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ:

Kaum muslimin sidang jum’at yang dirahmati Alloh

Segala puji bagi Alloh, Raja yang menguasai hari pembalasan. Yang telah menjadikan kehidupan dunia sebagai kampung ujian, sebagai tempat untuk beramal sholeh dan mengambil pelajaran. Yang telah menjadikan kehidupan akhir yang kekal abadi, surga tempatnya orang-orang beriman dan bertakwa, neraka tempatnya orang-orang yang kafir dan ahli maksiat.

Kaum muslimin sidang jumat yang dirahmati Alloh

Marilah kita meningkatkan iman dan takwa kita kepada Alloh. Dengan ikhlas tekun beribadah dengan selalu berharap mendapatkan pahala dari Alloh dan meninggalkan maksiat, bertaubat karena takut dari siksa Alloh yang sangat pedih yang tidak ada seorang jagoanpun di dunia ini kecuali pasti akan hangus terbakar apabila dia melanggar syariat.

kaum muslimin sidang jumat yang dirahmati Alloh

Bertakwalah kepada Alloh dan takutlah kalian kepada suatu hari ketika kalian semua dikembalikan kepada Alloh

“Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang Sempurna terhadap apa yang Telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)”.QS. Al-Baqoroh:281

 

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, Maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah”.QS. Luqman:33

 

kaum muslimin sidang jumat yang dirahmati Alloh

 

ketahuilah bahwasanya diantara sebab rusaknya masyarakat, rusaknya diri-diri kita, sebab bertambahnya dosa-dosa kita, sebab terkunci dan melemahnya hati kita adalah kurangnya iman kita akan hari akhirat, lalai dan lemahnya keyakinan kita akan perjumpaan dengan Raja yang menguasai hari pembalasan. Harapan dan angan-angan kita yang tinggi mengalahkan rasa takut kita kepada hari pembalasan, sehingga secara tidak sadar kita telah mengutamakan kenikmatan-kenikmatan dunia daripada akhirat, kita lupa akan aththoommatul kubro malapetaka yang sangat besar (hari kiamat). Hari ketika manusia dibangkitkan dari kubur

“Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,Dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada”.QS. Al-’Adiyat:9-10

Maka adapun orang yang bersalah maka dia akan mengetahui dirinya dalam keadaan tertipu dan merugi.

Kaum muslimin sidang jumat yang dirahmati Alloh

Beriman kepada hari akhir adalah salah satu rukun dari rukun-rukun iman, Alloh I sering menggandengkan penyebutan beriman kepada Alloh dan hari akhir

“Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat”.QS. At Tholaaq:2

“Mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat”,QS. Ali Imron:114

“Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian“.QS. An Nisa’:59

Oleh karenanya seorang ulama berkata:

ذلكم أن من لم يؤمن بالمآب ، والجزاء والحساب ، والثواب والعقاب ، فلا يمكن أن يؤمن بالله رب الأرباب .

“yang demikian itu bahwasanya barangsiapa yang tidak beriman dengan hari tempat kembalinya manusia, hari pembalasan dan perhitungan amal, balasan pahala dan siksa, maka tidak mungkin seorang itu dikatakan dia beriman kepada Alloh satu-satunya Tuhan yang berhak untuk disembah”

Kaum muslimin sidang jumat yang dirahmati Alloh

Janganlah kita tertipu dengan gemerlapnya kehidupan dunia

“Maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah“.QS. Luqman:33

Ketahuilah, bahwa dunia yang serba gemerlap ini pasti akan binasa

‘@ä. ô`tB $pköŽn=tæ 5b$sù ÇËÏÈ

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa”.QS. Ar-Rohman:26

Akan tetapi kematian bukanlah akhir dari kehidupan akan tetapi dia adalah awal dari perjalanan yang sangat panjang menuju akhirat.

Maka apabila seorang hamba meninggal maka dia akan pergi menuju permulaan dari alam akhirat yakni qubur, maka boleh jadi kuburan tersebut menjadi

روضةٌ من رياض الجنة أو حفرةٌُ من حفر النار

“salah satu taman dari taman-taman surga, atau salah satu lubang dari lubang-lubang api neraka”

Maka mayyit itu akan menempati tempatnya di kuburan sendirian tanpa ada seorang teman kecuali amalannya.

Senantiasa para hamba menunggu di kuburannya masing-masing sampai menunggu keputusan dari Alloh I kemudian Alloh I memerintahkan malaikat Isrofil untuk meniupkan sangkakalanya

“Dan ditiuplah sangkakala, Maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi Maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)”.QS. Az-Zumar:68

Sehingga apabila seluruh yang bernyawa mati, dan tidak ada yang tersisa kecuali Alloh,

“(yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah”.

Maka Alloh berfirman:

“Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?”

Maka bagaimanakah keadaan orang-orang yang mereka mencari Tuhan selain Alloh, apabila Alloh menanyakan mereka semuanya; “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?”

Maka bagaimanakah keadaan orang-orang yang mereka bertawassul, mencari berkah, berdoa di sisi kuburan para wali, tidak mau mentauhidkan Alloh dalam berdoa, angkuh serta sombong. apabila Alloh menanyakan mereka; “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?”

Maka bagaimanakah keadaan orang-orang yang selalu tamak kepada dunia yang mencari kehormatan, dan pujian dari manusia, bagaimanakah keadaan mereka apabila Alloh berkata; “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?”

Maka bagaimanakah keadaan orang-orang yang selalu melanggar hukum-hukum Alloh, selalu bermaksiat kepada Alloh siang dan malam, melanggar petunjuk-petunjuk Rasul Alloh dengan berbuat bid’ah. Bagaimanakah keadaan mereka tatkala Alloh berkata; “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?”

Maka mereka semuanya tidak dapat menjawab. Kemudian Alloh menjelaskan:

“kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan”.

 

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله َلِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ , فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

(khutbah ke-2)

الحمد لله المًحْيِي المُمِيْت ، المُبْدِيء المُعِيْد ، الفَعَّال لِمَا يُرِيْدُ ، وَالصَّلاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى صَاحِبِ الحَوْضِ المَوْرُوْدِ وَاللِّوَاءِ المَعْقُوْدِ ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ ، أَمَّا بَعْدُ .

 

Setelah mengalami fase kematian, Kemudian dibangkitkanlah manusia di padang mahsyar. Dan orang pertama yang dibangkitkan adalah Rasul kita Muhammad r

Kemudian keluarlah manusia seluruhnya dari kuburannya masing-masing dalam keadaan telanjang dan tidak berkhitan, kemudian mereka dibangkitkan pada bumi yang bukan bumi dunia.

“(yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”.QS. Ibrohim:48

وروى البخاري ومسلم عن سهل بن سعد رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((يُحشر الناس يوم القيامة على أرضٍ بيضاءَ عَفْرَاءَ كقُرْصَة النَّقِي  ليس فيها عَلَمٌ لأحد)).

Imam Bukhori dan Muslim membawakan sebuah riwayat dari Sahl bin Sa’d t berkata; ‘Rasululloh r pernah bersabda: “manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat pada tanah yang putih seperti roti yang terbuat dari adonan tepung yang putih bersih dan tidak memiliki tanda ataupun bekas”

Maka berkumpullah mereka pada tempat tersebut dengan diliputi penuh rasa takut, sehingga anak-anak kecil menjadi putih beruban rambutnya, membuat mata menjadi gelisah, membuat hati menjadi goncang seolah-olah akan copot.

Kaum muslimin marilah kita meningkatkan iman dan takwa kita

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; Sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya”.QS. Al-Hajj:1-2

 

Satu hari yang pada hari itu sebanding dengan 50.000 tahun

Matahari akan mendekat di atas kepala dengan jarak 1 mil

Maka mengucurlah keringat manusia sesuai dengan amalannya, diantara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya, diantara mereka ada yang keringatnya sampai kedua lutut, ada yang sampai pinggang, ada yang sampai pundak, dan ada yang tenggelam.

Maka siapakah yang akan selamat pada hari itu?? Siapakah orang yang paling bahagia pada hari itu?? Apakah mereka yang ketika di dunia telah memiliki segala-galanya di dunia….apakah mereka yang memiliki keturunan bangsawan, pangkat serta pujian…apakah mereka yang paling kuat, sang jawara dan berbangga diri….apakah mereka yang selalu sholat akan tetapi tidak khusyu’ dan lalai. Siapakah orang yang akan mendapatkan naungan dari Alloh pada hari itu??

Mereka adalah 7 golongan yang telah disebutkan di dalam sebuah

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, Nabi r bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: 1) Pemimpin yang adil, 2) pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah (selalu beribadah), 3) seseorang yang hatinya bergantung kepada mesjid (selalu melakukan sholat jamaah di dalamnya), 4) dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5) seorang yang diajak oleh perempuan berkedudukan dan cantik (untuk berzina), tapi ia mengatakan: Aku takut kepada Allah, 6) seseorang yang memberikan sedekah kemudian merahasiakannya sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kanannya, 7) dan seseorang yang berzikir (mengingat) Allah dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya.

Siapakah orang yang paling berbahagia pada hari itu?? Siapakah sang jawara pada hari itu??

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, Ahmad, dll.  Nabi r bersabda:

أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ

“Orang yang paling berbahagia pada hari kiamat dengan syafa’atku adalah orang yang mengucapkan La ilaaha illalloh ikhlas di dalam hati atau jiwanya”

Mudah-mudahan Alloh I menjauhkan kita semua dari segala bentuk fitnah, fitnah syirik, fitnah bid’ah, fitnah dunia, fitnah syubuhat, fitnah syahwat, dan maksiat lainnya. Dan mudah-mudahan kita termasuk dari golongan orang-orang yang berbahagia baik di dunia maupun di akhirat sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Rasululloh r di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan lainnya.

Nabi r

« إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ وَلَمَنِ ابْتُلِىَ فَصَبَرَ فَوَاهًا »

“Sesungguhnya orang yang bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai macam fitnah, Sesungguhnya orang yang bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai macam fitnah, Sesungguhnya orang yang bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai macam fitnah. Dan orang yang bahagia adalah orang yang apabila diuji dengan sesuatu yang menyedihkan maka di bersabar”

 

(إن الله وملائكته يصلون على النبي.. يا أيها الذين أمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما).

اللهم صلي وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد النبي الصادق الأمين،

وعلى آل بيته الطيبين الطاهرين، وخلفائه الراشدين.

وسائر الصحابة أجمعين، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.

وعنا معهم بفضلك ورحمتك يا أرحم الراحمين.

اللهم أعز الإسلام والمسلمين، وأذل الشرك والمشركين، وأحمي حوزة الدين.

وأجعل بلدنا هذا أمنا مطمئنا يأمر فيه بالمعروف، وينهى فيه عن المنكر.

وتقال فيه كلمة الحق لا يخشى قائله في الله لومة لائم.

اللهم أصلح أحوال المسلمين.

اللهم إنا نعوذ بك من سوء الفتن.

سبحان ربك رب العزة عن ما يصفون وسلام على المرسلين

والحمد لله رب العالمين.

   ditulis dan disusun oleh  Abu Abdillah Riza

 

 

Write a comment