3 Poin Penting dari Kajian Ustadz. Sofyan Bafin Zen Hafidzahullah

[dari kajian rutin selasa (10/5) malam di masjid Sulaiman Fauzan Al-Fauzan Bagik Nyaka]

Sekapur Sirih

Bapak-bapak dan ibu-ibi yang dirahmati Allah, Alhamdulillah kita harus terus senantiasa bersyukur kepada Allah, karena Allah mengumpulkan kita dalam keadaan beriman, ini adalah suasana paling indah, paling manfaat…di mana kita dikumpulkan di salah satau rumahNya, semoga juga kelak kita dikumpulakan di akhirat kelak …….
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ * إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
“(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” [Surat Ash-Shu’ara 88 – 89].

Masjid Fauzan - Lotim

Tema: [Masih adab berpakaian] Hukum Menyerupai Kebiasaan Lawan Jenis.

1. Bila seseorang biasa melakukan kebiasaan lawan jenisnya, semisal laki-laki suka meniru gerakan perempuan, atau sebaliknya perempuan senang meniru gaya laki-laki. Maka wajib baginya untuk berusaha meninggalkan kebiasaan tersebut, bila tidak, maka ia termasuk dalam laknat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ ، وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Bukhari).

Apalagi sama sekali tidak berusaha, maka sudah pasti masuk dalam hadist di atas. Juga, bila dibiarkan dengan kebiasaan lawan jenisnya, kalau dia pria, ia akan berubah muhannast (bencong), dan sebaliknya. Karenanya sejak kecil diubah kebiasaannya, hingga tidak termasuk dalam laknat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.

2. Dianjurkan menampakkan nikmat Allah Azza wa Jalla.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَإِذَا آتَاكَ اللَّهُ مَالًا فَلْيُرَ أَثَرُ نِعْمَةِ اللَّهِ عَلَيْكَ وَكَرَامَتِهِ

“Jika Allah memberimu harta maka tampakkanlah wujud dari nikmat-Nya dan pemberian-Nya itu pada dirimu.”[HR. Abu Daud].

Apabila Allah memberikan kita nikmat, maka kita harus menikmati apa yang diberikan tersebut semisal pakaian, makanan, kita tampakkan dengan cara mengenakan pakaian yang bagus, terutama ketika kita sholat. Bukan malah menggunakan celana degil, sarung kotor, padahal kalau di hadapan bupati tidak mungkin demikian, pasti dia akan malu. Juga jangan lupa pakai minyak wangi.

Kalau punya rezeki, belilah sarung yang bagus, peci yang bagus, celana yang bagus, baju yang bagus, tapi tidak boleh berlebihan, dan tidak mesti dengan harga yang mahal sampai jutaan. Dan sama sekali tidak boleh sombong.

Berpakaian compang camping, degil, lusuh (kemproh) bukan zuhud namanya, bukan ini pengertian zuhud yang sessungguhnya. Jika Allah memberi kita harta maka hendaklah kita tampakkan nikmat harta tersebut. Namun tetap tidak boleh berlebihan.

Ada orang berlebihan, semua pakaiannya serba mahal, hingga apa-apa dikenakan semuanya serba mahal. Sebaliknya, ada yang mengenakan pakaian serba bau, bajunya bau, sarungnya bau, celana bau, semua bau. Bahkan saat sholat semua bau, keringatnya bau, badannya bau bawang, apalagi bahkan pakaiannya bau rokok “senang”, hingga kalau sholat orang tak tahan sebab mulutnya bau amis.

Ada lagi sengaja mengenakan pakaian lusuh (padahal mampu), tujuannya agar dikasihani orang lain lalu diberi. Ini namanya bakhil pada diri sendiri..

Yang bagus itu yang tengah-tengah, mereka menampakkan nikmat Allah, dengan mengenakan pakaian yang bagus, bersih, termasuk memperbaiki rumahnya, tanpa menghambur-hamburkan harta dan sombong. Tidak ada niatnya untuk dikatakan, “Saya adalah orang yang kaya, paling bersih, dll”.

Dalam hal ini, bukan hanya pada pakaian saja, dalam makanan juga, jangan cuma ikan asin saja digosok kemudian tangan di jilat, baru minggu berikutnya makan daging ikan asin tersebut (padahal mampu). Belilah juga buah-buahan untuk anak-anak kita. Intinya menampakkn nikmat Allah. Jangan sampai nikmatNya diambil karena kita pelit

3. Allah tidak akan melihat orang yang mengeroskan (menjulurkan) pakaiannya
لا ينظر الله يوم القيامة إلى من جر إزاره بطراً
“Pada hari Kiamat nanti Allah tidak akan memandang orang yang menyeret kainnya karena sombong” (HR. Bukhari).

Saat ini, orang-orang yang seperti ini banyak, anak-anak muda, bahkan termasuk tokoh-tokoh, figure “ngeros” (terjulur) pakaiannya.

Laki-laki yang menjulurkan pakaiannya baik karena sombong atau bukan tidak boleh, apalagi sombong, misalnya, sarungnya ngeros karena sombong, sisirannya rapi karena sombong, bajunya bagus, kren karena sombong dan lain sebagainya.

Sekarang juga aneh, wanita yang dituntut menutup auratnya, malah mereka lebih mengangkat pakaiannya atas- atas. Sebaliknya, pria yang selalu ngeros dalam berpakaian.

Tokoh-tokoh yang diangkat oleh Allah tidak boleh sombong, apapun bentuknya, termasuk menjulurkan pakaiannya. Sebab bapak-bapak yang jadi bupati, kepala desa, gubernur, raja, presiden, bukan karena mereka pinter, tapi karena Allah yang memilihnya. Allah-lah yang memberikannya.

Allah berfirman:

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki.

Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Sombong hanyalah sifat Allah, tidak ada yang boleh sombong selain Allah, Allah wajar sombong karena semua miliknya, manusia apa yang dimiliki semua punya Allah, maka tidak ada alasan kita untuk sombong.” [Surat Aal-E-Imran 26]

Semua kesuksesan itu bukan karena kita pinter atau lebih pinter dari yang lain, tapi karena pemberian Allah, jadi kita sama sekali tidak boleh sombong.

Satu Radio, Selasa, 10/05/16
Marwan AM, حفظه الله تعالى ورعاه

Catatan:

Untuk Anda yang ingin mendengarkan rekaman audionya, berikut linknya:

Link audio Kajian malam Rabu ( 10-5-2016 ) oleh Ust. Sufyan Bafin Zen :https://soundcloud.com/…/5-10-2016-ust-sufyan-laknat-org-yg…

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*