Ahlussunnah wal Jamaah: Unggul di Dunia, Selamat di Akhirat

 [[Seri 3] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ اِفْتَرَقَتْ عَلَى إِحْدَى وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً وَإِنَّ أُمَّتِيْ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً كُلُّهَا فِي النَّارِ إِلاَّ وَاحِدَةً؛. فقيل : يا رسول الله وما هذه الواحدة ؟ فقبض يده وقال :  الجماعة … فاعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا

Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi 71 (tujuh puluh satu) golongan, dan sesungguhnya ummatku akan terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, yang semuanya berada di Neraka, kecuali satu golongan, yakni “al-Jama’ah.”

Ditanyakan kepada beliau, ‘Siapakah mereka (satu golongan yang masuk Surga itu) wahai Rasulullah?’ Beliau mengepal tangannya sembari menjawab, ‘Al-Jama’ah’.Kemudian membaca firman Allah:

وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ

Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali (agama) Allah dan janganlah kalian bercerai-berai.” (Ali ‘Imran: 103)

Ibnul Mubarak, Ahmad bin Hambal, Ali ibnul Madini, Imam Bukhari dan yang lainnya, dalam mengomentari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang berbunyi:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ

Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang tegar di atas al-haq, yang tidak akan terkena mudharat dari orang yang enggan menolong atau menentang mereka, sehingga datanglah keputusan Allah sedangkan mereka tetap dalam keadaan begitu.” Mereka adalah ‘Ashabul Hadist/ Ahlul Hadist.

Ibnu Taimiyah mengatakan:

Karena As Sunnah selalu bergandengan dengan al jama’ah (persatuan), sebagaimana bid’ah itu bergandengan dengan al furqah (perpecahan). Lalu dinamakan ahlus sunnah wal jama’ah, sebagaimana dikatakan ahlul bid’ah wal furqah.[ Al lstiqamah (1/42)]

Syaikh Bin Bazz mengatakan:

AL FIRQATUN NAJIYAH adalah ATH THAIFAH AL MANSHURAH, ciri-cirinya mengikuti Salafussholeh, menapaki jalan dan manhajnya para sahabat radhiallahu ‘anhum wa ardhohum dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik.” (Fatawa Nur Ala ad-Darb (3/136)).

Beberapa poin penting:

  • Di antara nama-nama Ahlussunnah wal Jamaah adalah; Ahlul Hadits, Ashabul Atsar, Ath Thaifah Al Manshurah, dan Al Firqatun Najiyah
  • Ath Thaifah Al Manshurah dan Al Firqatun Najiyah, dua nama untuk satu golongan, yakni Ahlussunnah wal Jamaah
  • Ahluussunnah wal Jamaah: Unggul di Dunia, Selamat di Akhirat
  • Sebuah kebatilan, membedakan antara Ath Thaifah Al Manshurah dengan Al Firqatun Najiyah

Senin, 19 Sep. 16

[Marwan AM, Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

 

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*