Bid’ah Dapat Menyeret Pelakunya untuk Mengangkat Pedang

[[Seri 33] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

Imam Abu Qilabah rahimahullah berkata,

ما ابتدع قوم بدعة إلا استحلوا فيها السيف

“Tidaklah satu kaum berbuat bid’ah (mengada-ada dalam agama) kecuali mereka akan menghalalkan pedang dalam kebid’ahan itu.” [Asy-Syari’ah lil Aajurri: 203]

Imam Ayyub As-Sikhtiyani rahimahullah menganggap ahlul bid’ah seluruhnya adalah Khawarij (pemberontak) dan beliau berkata,

إن الخوارج اختلفوا في الاسم، واجتمعوا على السيف

“Sesungguhnya kaum Khawarij (pemberontak) itu berbeda-beda namanya, namun bersatu di atas pedang.” (Syarhus Sunnah lil Baghawi, 10/233)

Dinarasikan Imam Ayyub dalam Sunan Addarimi (101), Abu Qilabah berkata,

« إن أهل الأهواء أهل الضلالة ، ولا أرى مصيرهم إلا إلى النار، فجربهم فليس أحد منهم ينتحل قولا أو قال: حديثا فيتناهى به الأمر دون السيف. وإن النفاق كان ضروبا، ثم تلا: ﴿وَمِنْهُمْ مَنْ عَاهَدَ اللَّهَ لَئِنْ آتَانَا مِنْ فَضْلِهِ لَنَصَّدَّقَنَّ وَلَنَكُونَنَّ مِنَ الصَّالِحِينَ ﴾، سورة التوبة الآية 75 ﴿وَمِنْهُمْ مَنْ يَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ فَإِنْ أُعْطُوا مِنْهَا رَضُوا وَإِنْ لَمْ يُعْطَوْا مِنْهَا إِذَا هُمْ يَسْخَطُونَ ﴾، ﴿ وَمِنْهُمُ الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيَّ وَيَقُولُونَ هُوَ أُذُنٌ قُلْ أُذُنُ خَيْرٍ لَكُمْ ﴾ فاختلف قولهم واجتمعوا في الشك والتكذيب، وإن هؤلاء اختلف قولهم واجتمعوا في السيف، ولا أرى مصيرهم إلا إلى النار».

“Sesungguhnya ahlul ahwa’ (para budak hawa nafsu) adalah orang-orang yang sesat, saya tidak melihat tempat kembali mereka kecuali neraka. Lihat saja, tak seorang pun di antara mereka mengeluarkan ucapan atau menyebut sebuah hadist untuk saling mencegah suatu urusan tanpa pedang. Dan sesungguh kemunafikan merupakan tabiat mereka.”

Kemudian Abu Qilabah membaca firman Allah:

Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah: “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh.” (QS: At-Taubah: 75).

Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (distribusi) zakat; jika mereka diberi sebahagian dari padanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian dari padanya, dengan serta merta mereka menjadi marah.” (QS At-Taubah : 58))

Di antara mereka (orang-orang munafik) adayang menyakiti Nabi dan mengatakan, “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya.” Katakanlah, “Ia mempercayai semua yang baik bagi kalian.” (QS: At-Taubah: 61).

Maka pendapat mereka berbeda-beda namun bersatu di atas keraguan dan kebohongan, dan sesungguhnya pendapat mereka memang selalu berbeda-beda namun bersatu di atas pedang,  saya tidak melihat tempat kembali mereka kecuali neraka.”

Beberapa poin penting:

  • Bid’ah akan menyeret pelakunya keluar (memberontak) dan mengangkat pedang melawan ummat
  • Sejarah telah membuktikannya

Kamis, 27/10/2016

[Marwan AM, Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*