Subscribe to rss rss

Bolehkah Menerima Kue dan Hadiah Natal?

Posted by : | On : 22-12-2012 | Comments (0)
Bolehkah Menerima Kue dan Hadiah Natal?
Merayakan natal jelas suatu hal yang terlarang bagi umat Islam. Begitu pula mengucapkan selamat, juga terlarang. Seorang muslim pun tidak boleh menghadiri acara natal dan tidak boleh mendukung dalam hal apa pun dalam perayaan tersebut. Lantas bagaimana jika tetangga atau rekan kerja kita memberi kue, makanan atau hadiah yang berhubungan dengan perayaan natal? Apakah boleh kita terima dan menikmatinya?

Bagaimana sikap kita terhadap Film Innocence of Muslim

Posted by : | On : 15-09-2012 | Comments (1)
Bagaimana sikap kita terhadap Film Innocence of Muslim
Ustadz, saya mau tanya. Baru-baru ini ada film kontroversial yang menghina Nabi Muhammad. Bagaimana seharusnya sikap kita menghadapi hal ini? Jazakallahu khairan

Cara Bermuamalah dengan Tetangga Ahli Bid’ah

Posted by : | On : 24-06-2012 | Comments (0)
Cara Bermuamalah dengan Tetangga Ahli Bid’ah
Cara Bermuamalah dengan Tetangga Ahli Bid’ah   Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafidzahullah ditanya : السؤال: الجار الذي هو من أهل البدع وقد تكون بدعته مكفرة، كيف أتعامل معه؟ Bagaimana cara saya bermuamalah dengan tetangga yang termasuk ahli bid’ah dan bisa jadi bid’ahnya mukaffirah (mengeluarkan dari islam) ? Syaikh hafidzahullah menjawab : الجواب: تعامل معه بدعوته والحرص على إنقاذه، وكما تعامل الكافر الذي هو كافر أصلي أيضاً تعامله، Bermuamalah dengannya dengan cara mendakwahinya dan sangat berharap dia bisa terbebas dari bid’ahnya . Sebagaimana engkau boleh bermuamalah dengan orang kafir tulen maka engkau juga boleh bermuamalah dengannya.

Alam Kubur

Posted by : | On : 26-05-2012 | Comments (0)
Alam Kubur
Alam Kubur   Pertanyaan, “Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan. Penanya ini, Ibrahim dari Riyadh, bertanya, ‘Apakah akidah ahlus sunnah wal jama’ahdalam masalah kehidupan di alam barzakh?’”Jawaban Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, “Akidah mereka (ahlus sunnah wal jama’ah, pent.) dalam masalah kehidupan di alam barzakh adalah berdasarkan dalil-dalil yang terdapat pada Al-Kitab (Al Quran, pent.) dan As-Sunnah, yaitu bahwa sesungguhnya manusia akan diazab atau diberi nikmat di dalam kuburnya sesuai dengan kondisi amalan mereka (sewaktu di dunia, pent.).

Faedah Shalawat Untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Hukum Menyingkat ...

Posted by : | On : 18-05-2012 | Comments (1)
Faedah Shalawat Untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Hukum Menyingkat Tulisan Shalawat   Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz   Soal: Apa keutamaan bershalawat untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Bolehkah kita menyingkat ucapan shalawat tersebut dalam penulisan, misalnya kita tulis Muhammad SAW atau dengan tulisan arab صلعم, singkatan dari صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Aku Seorang GAY yang Ingin BERTAUBAT

Posted by : | On : 01-05-2012 | Comments (0)
Aku Seorang GAY yang Ingin BERTAUBAT
Aku Seorang GAY yang Ingin BERTAUBAT Oleh: Fadlilatu As Syaikh Al’Allamah Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Bazz Rahimahullah Soal: Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Aku adalah seorang pemuda berusia 21 tahun. Semenjak usiaku 8 tahun, aku telah diuji dengan perbuatan liwath (homoseks). Hal itu terjadi karena ayahku disibukkan dengan urusannya sehingga lalai memberikan pendidikan yang baik kepadaku. Dan keadaanku sekarang, aku menjalani kehidupan yang penuh derita karena perbuatan liwath tersebut. Sekarang aku menyesali perbuatan itu, hingga rasa penyesalanku sampai pada tingkatan aku memikirkan untuk melakukan bunuh diri. Wal ‘iyaadzubillah. Dan yang menambah derita dan adzab yang aku rasakan, keluargaku menghendaki aku untuk segera menikah.

Cara Terbaik Untuk Amar Ma’ruf Dan Nahi Munkar

Posted by : | On : 27-04-2012 | Comments (0)
Cara Terbaik Untuk Amar Ma’ruf Dan Nahi Munkar
Cara Terbaik Untuk Amar Ma’ruf Dan Nahi Munkar   Pertanyaan: Apakah ada cara terbaik untuk melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar?  Jawaban:  Kepada ahlul hisbah, yaitu orang-orang yang bertugas melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar, agar selalu melakukan adab-adab syara’, ikhlas kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam perbuatan mereka, dan berperilaku dengan akhlak para du’at kepada Allah dari sisi bersikap lemah lembut dan tidak kasar, kecuali bila dibutuhkan sikap seperti itu kepada orang-orang dzalim, sombong, dan penentang, saat itulah digunakan sikap keras kepada mereka, berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala: قال الله تعالى:) وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡهُمۡۖ (  ( العنكبوت : 46 ) Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang lalim di antara mereka,…(QS. Al-‘Ankabut: 46).

Hukum Memberi Hadiah Kepada Atasan

Posted by : | On : 27-04-2012 | Comments (0)
Hukum Memberi Hadiah Kepada Atasan
Hukum Memberi Hadiah Kepada Atasan   Pertanyaan:Apakah hukumnya orang yang memberikan hadiah kepada atasannya dalam pekerjaan? Jawaban: Ini merupakan kesalahan dan sarana menuju keburukan yang banyak. Seharusnya sang atasan tidak menerima hadiah apapun. Sungguh ia bisa menjadi suap dan sarana menuju mudahanah dan khianat (dalam tugas), kecuali bila ia mengambilnya untuk rumah sakit dan kepentingan rumah sakit, bukan untuk dirinya.[1] Dan ia memberitahukan kepada pemberi hadiah bahwa ini untuk kepentingan rumah sakit dan ia tidak mengambilnya. Namun lebih baik lagi jika ia menolaknya serta tidak menerimanya baik itu untuk dirinya ataupun untuk rumah sakit, sebab hal itu bisa menyeretnya untuk menerimanya untuk dirinya sendiri. Dan terkadang pemberi hadiah bisa bertindak berani kepada seseorang yang mempunyai kedudukan/wewenang  dikarenakan ia mengharapkan perlakuan lebih baik dari pada yang lainnya. Karena tatkala Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam mengutus sebagian sahabat untuk mengumpulkan zakat, ia berkata: ‘Ini untuk kamu dan ini dihadiahkan kepada saya, maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam mengingkari hal itu dan berkhutbah di hadapan manusia seraya bersabda:

Tanya Jawab : Berkebun Emas Menurut Tinjauan Syariat

Posted by : | On : 23-02-2012 | Comments (0)
Tanya Jawab  : Berkebun Emas Menurut Tinjauan Syariat
Tanya Jawab  : Berkebun Emas Menurut Tinjauan Syariat oleh: Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri   Pertanyaan: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Ustadz, and pengasuh milis yang kami cintai, Mohon penjelasan tentang hukum berkebun emas, yang akhir-akhir ini marak di indonesia, sebagai gambaran investasinya sbb: Contoh asumsinya sebagai berikut: Melakukan investasi emas secara rutin sebesar 25 gram

Hukum Jualan di Lingkungan Masjid

Posted by : | On : 11-02-2012 | Comments (0)
Hukum Jualan di Lingkungan Masjid
Hukum Jualan di Lingkungan Masjid     Pertanyaan, “Apa hukum berjualan di halaman masjid?” Jawaban, “Sesungguhnya, halaman dan pelataran masjid serta daerah kanan dan kiri masjid, demikian pula bangunan yang ditambahkan ke masjid serta semua yang bersambung dengan masjid, baik berada di luar atau pun di dalam bangunan masjid, itu dinilai sebagai lingkungan masjid menurut pendapat yang paling kuat. Adapun ketentuan yang berlaku untuk lingkungan masjid itu sama dengan ketentuan yang berlaku untuk masjid, sehingga tidak diperbolehkan mengadakan transaksi jual beli di tempat tersebut atau pun mengumumkan barang yang hilang. Ketentuan ini berlaku, baik lingkungan masjid tersebut digabungkan kepada masjid secara permanen –yang dibuktikan dengan adanya bangunan atau pagar yang mengelilingi lingkungan masjid– atau pun tidak dikelilingi dengan pagar asalkan batas-batas lingkungan masjid telah diketahui secara pasti.