Ciri-ciri Ulama Ahlussunnah VS Ciri-ciri Ulama Dholal ( Sesat )

Ciri-ciri Ulama Ahlussunnah VS Ciri-ciri Ulama Dholal (sesat)

 

Di antara ciri-ciri ulama (Kyai, Tuan Guru, Ustadz) Ahlussunnah adalah:

1) Mengagungkan nash-nash syariat dan tidak pernah mendahuluinya
2) Tidak mendahulukan akal daripada naql (dalil)
3) Mencintai para sahabat dan membela mereka tanpa kecuali
4) Mencintai semua ahlussunnah tanpa peduli kulit, ras, bangsa dan suku mereka
5) Selalu mengingatkan setiap orang yang jatuh pada perbuatan syirik, bid’ah, dan maksiat, dari yang terkecil hingga yang terbesar
6) Mengimani seluruh perkara ghaib yang dikabar-beritakan oleh dalil yang sahih
7) Tidak keluar dari ulil amri (pemerintah) yang menangani urusan mereka, mentaatinya dalam ketaatan kepada Allah dan RasulNya, serta selalu mendoakan kebaikan dan kemaslahatan untuknya
8) Tampak pada dirinya Sunnah, baik pada cara beribadahnya, cara berpakaian, dan cara bermuamalah
9) Senantiasa memberikan nasihat kepada ummat, mengajak mereka dengan lembut kepada kebaikan dan kemaslahatan agama dan dunia mereka.

Di antara ciri-ciri ulama (Kyai, Tuan Guru, Ustadz) dholal adalah:

1) Mendahulukan akal daripada naql (dalil)
2) Tidak mengagungkan nash-nash syariat, bersikap toleran terhadap orang yang menyelisihinya, dan kadang mengentengkannnya
3) Gampang dan berani berfatwa dalam perkara-perkara yang besar, bahkan mengambil langkah seribu tanpa melihat dan meneliti
4) Tidak tampak pada dirinya Sunnah, baik pada cara beribadahnya, cara berpakaian dan cara bermuamalah…
5) Kerap memandang enteng ulama ahlussunnah bahkan merendahkan peran mereka
6) Mengentengkan perkara bid’ah, bahkan mengajak kepadanya
7) Mencela para sahabat, menimal satu atau di antara mereka

(Sumber: Addalilul Ilmi, Syaikh Abdullah Assadhan)

[Marwan AM, حفظه الله تعالى ورعاه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*