Definisi Bid’ah Menurut Ahlusunnah

[[Seri 28] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

Allah Azza wa Jalla berfirman:

أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُم مِّنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَن بِهِ اللَّهُ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۗ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Apakah mereka mempunyai sesembahan-sesembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tidak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperolch azab yang pedih.” (As Syura: 21)

Juga Allah Azza wa Jalla berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [Al-Maa-idah: 3]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)

Al Imam Asy Syatibi dalam Al I’tishom, beliau mengatakan bahwa bid’ah adalah:

عِبَارَةٌ عَنْ طَرِيْقَةٍ فِي الدِّيْنِ مُخْتَرَعَةٍ تُضَاهِي الشَّرْعِيَّةَ يُقْصَدُ بِالسُّلُوْكِ عَلَيْهَا المُبَالَغَةُ فِي التَّعَبُدِ للهِ سُبْحَانَهُ

Suatu istilah untuk suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat (tanpa ada dalil, pen) yang menyerupai syari’at (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika menempuhnya adalah untuk berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah Ta’ala.”

 

Beberapa poin penting:

• Agama sudah disempurnakan sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam wafat
• Mengadakan syariat mutlak hanya hak Allah, hanya darinya baik yang wajib maupun yang mustahab
• Segala sesutau yang belum pernah dijalani (dalam agama) oleh Nabi dan para sahabatnya, maka dipastikan tertolak
• Agama tidak diambil kecuali dari Al-Qur’an dan Sunnah
• Bid’ah merupakan sebuah ibadah kepada Allah dengan cara yang diada-adakan tanpa dalil
• Perbedaan antara bid’ah dengan menyelisihi Sunnah adalah: bid’ah merupakan cara baru (dalam beribadah) yang terus menerus dilakukan, baik bentuknya, bilangannya, waktunya, atau tempatnya. Sementara menyelisihi Sunnah adalah, ibadah yang terjadi karena kesalahan, tidak terus menerus dilakukan.

 

Ahad, 16 October 2016

[Marwan AM,Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*