Ini 16 Resep Agar Rumah Anda Berkah

Kata “berkah” berulangkali disebut oleh lisan, bahkan setiap waktu kita memohon keberkahan. Lalu apa maksud dari “berkah” itu sendiri? Bagaimana mewujudkannya di rumah kita? Dan apa saja resepnya agar hidup menuai berkah?

Apa itu “berkah”?

Berkah adalah surplus dan tambahan. Berkah pada harta jumlahnya kian bertambah dan banyak, berkah pada rumah luas, tenang dan nyamannya, berkah pada makanan baik dan halalnya, berkah pada anak banyak dan baiknya akhlak mereka, berkah pada keluarga eratnya persaudaran dan terjalinnya kesepahaman, berkah pada waktu luangnya dan mampu menyelesaikan tugas di dalamnya, berkah pada kesehatan sempurna dan afiatnya, berkah pada umur panjang dan baiknya amal, berkah pada ilmu penguasan dan pengetahuannya yang benar.

Jadi, berkah adalah kumpulan kebaikan dan kenikmatan, maka tak aneh jika banyak orang yang mengharapkan berkah dan berusaha meraihnya.

قَالَ إِنِّى عَبْدُ ٱللَّهِ ءَاتَىٰنِىَ ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلَنِى نَبِيًّا  وَجَعَلَنِى مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَٰنِى بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱلزَّكَوٰةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

“Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup.” (QS: Maryam 19:31).

Akan tetapi bagaimana meraihnya?!

Apakah “berkah” dapat diraih dari pengalaman hidup, atau ia adalah pemberian Allah yang diperuntukkan untuk orang-orang tertentu saja?

Apakakah Allah menjadikannya untuk semua orang, siapapun bisa mendapatkannya, atau dikhususkan untuk hamba-hamba pilihanNya, dan tidak pantas bagi yang lain?!

Ternyata siapapun bisa menggapai “berkah”, ini 16 resep agar rumah Anda berkah:

1] Membaca Al-Qur’an

Allah menyebut Al-Quran kalam yang diberkati,

هَٰذَا كِتَٰبٌ أَنزَلْنَٰهُ مُبَارَكٌ فَٱتَّبِعُوهُ وَٱتَّقُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

 “Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.” (QS: Al-An’am 6:155).

Juga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﻟَﺎ ﺗَﺠْﻌَﻠُﻮْﺍ ﺑُﻴُﻮْﺗَﻜُﻢْ ﻣَﻘَﺎﺑِﺮَ ، ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻳَﻨْﻔِﺮُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗُﻘْﺮَﺃُ ﻓِﻴْﻪِ ﺳُﻮْﺭَﺓُ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ

 “Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan, karena sesungguhnya syaithan akan lari dari rumah yang dibaca surat al-Baqarah di dalamnya.” [HR: Muslim]

2] Takwa dan Iman

Tidak diragukan lagi, keduanya merupakan sumber berkah, terkait keduanya Allah menegaskan,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri.” [QS: Al-A’raf: 96]

Dengan takwa, seorang suami bisa menemukan berkah bersama istri, anak dan rezekinya yang halal.

3] Membaca basmalah

Membaca bismillah pada setiap pekerjaan untuk mencegah turut campur setan dalam pekerjaannya. Terkait hal ini Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan,

 كل عمل لم يبدأ باسم الله فهو أبتر

“Setiap tindakan kalian yang tidak dimulai dengan basmalah (tidak ada berkah di dalamnya, berkah akan hilang tanpa bismillah).” [HR: Ahmad].

Juga sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam,

إذا دخل الرجل بيته، فذكر الله عند دخوله وعند طعامه، قال الشيطان: لا مبيت لكم ولا عشاء. وإذا دخل فلم يذكر الله عند دخوله، قال الشيطان: أدركتم المبيت. وإذا لم يذكر الله عند طعامه، قال: أدركتم المبيت والعشاء

“Apabila seseorang masuk ke rumahnya, maka sebutlah nama Allah ketika ia memasukinya dan ketika makan. Syaithan pun akan berkata : ‘Tidak ada tempat menginap bagi kalian dan tidak ada pula makan malam’. Apabila seseorang masuk ke rumahnya namun tidak menyebut nama Allah ketika ia memasukinya, maka syaithan berkata : ‘Kalian mendapatkan tempat menginap’. Dan jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, maka syaithan pun berkata : ‘Kalian mendapatkan makan malam”.[HR: Muslim]. Jadi basmalah mendatangkan berkah bagi setiap pekerjaan dan menjadikannya bersih dari turut campur setan.

4] Makan bersama di atas satu nampan

Allah memberkahi makan bersama di atas satu nampan, juga Allah memberkahi makanan yang dimakan bersama-sama. Hal ini tentu bukan isapan jempol, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

طَعَامُ اْلإِثْنَيْنِ كَافِي الثَّلاَثَةَ، وَطَعَامُ الثَّلاَثَةَ كَافِي اْلأَرْبَعَةَ

“Makanan dua orang cukup untuk tiga dan makanan untuk tiga orang mencukupi untuk empat orang.’” [HR: Bukhari].

Keadaan ini begitu tampak saat buka bersama, di mana berkah makanan bertambah seiring banyaknya orang yang berbuka.

5] Makan sahur

Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah kalian karena dalam sahur ada keberkahan.” [HR: Bukhari]. Disebutkan, berkahnya di sini adalah meraih pahala, mampu menahan lapar saat berpuasa dan bertakwa di atas ketaatan.

6] Meneguk air zam-zam

Air zam-zam merupakan air yang penuh berkah yang keluar dari tanah yang kering, di tengah pegunungan, airnya tidak pernah putus, dari mata air yang penuh berkah. Bahkan kata Nabi shallallahu ‘alaihi wasllam,

رَحِمَ اللهُ هَاجِراً وَأُمَّ إِسْمَاعِيْلَ لَوْ تَرَكَتْهَا كاَنَتْ عَيْنًا مَعِيْنًا

“Semoga Allah merahmati Hajar dan Ummu Ismail. Andai ia membiarkannya, maka akan menjadi mata air yang menggenangi (seluruh permukaan tanah).”[HR: Ahmad ]

7] Minum minyak zaitun

ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ

“Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api.” (QS: An-Nur 24:35).

Sebagaiman juga dikenal, bahwa minyak zaitun merupakan obat berbagai penyakit.

8] Malam lailatul qadar

Malam lailatul qadar bukan rahasia lagi, ia merupakan malam yang penuh berkah. Mampu mengumpulkan keluarga, anak dan istri lalu menyampaikan keutamaannya pada mereka, kemudian sholat malam bersama-sama –insyaAllah- akan menuai berkah.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” [Ad-Dukhan : 3-6]

9] Sholat ied

Yang pertama harus dilakukan oleh seseorang saat akan mulai shola tied adalah bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat yang diberikan kepada mereka, hingga Allah memberkahi mereka dan menambahkan nikmat-nikmat tersebut. Terkait hal ini, Ummu Athiah berkata, “Dulu kami diperintahkan untuk keluar pada hari raya, bahkan wanita pingitan diminta keluar juga wanita-wanita haidh, di mana mereka berada di belakang turut bertakbir, berdoa dan memohon berkah pada hari tersebut.”

10] Makanan yang halal

Makanan yang halal lagi baik pasti diberkahi oleh Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أيها الناس إن الله طيب لا يقبل إلا طيباً

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah ta’ala adalah Mahabaik, tidak menerima kecuali yang baik.” [HR: Muslim].

Sebaliknya, harta yang haram lagi buruk pasti tidak akan diberkahi oleh Allah, dan pemiliknya tak akan pernah merasa puas.

11] Banyak bersyukur

Bersyukur jelas akan membawa berkah, sebab Allah berfirman,

لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ

“Jika kalian bersyukur niscaya akan Ku tambah (nikmatku) pada kalian”. (QS. Ibrahim: 14). Maksud bertambah dalam ayat ini bersifat umum, dalam segala hal, baik dalam kesehatan, harta, umur dan yang lainnya dari nikmat-nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya.

12] Bersedekah

Pahala sedekah akan dilipatkandakan oleh Allah hingga sepuluh kali lipat bahkan tujuh ratus lipat. Ini merupakan bukti bahwa sedekah harta diberkahi oleh Allah.

Allah berfirman,

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS: Al-Baqarah 2:261)

الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف، والسيئة بمثلها إلا أن يتجاوز الله عنها

“Suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya.” [HR: Bukhari]

13] Menebar kebaikan dan menyambung silaturrahmi

Sebagaimana dikabarkan Nabi shallallahu ‘alahi wasallam,

  وصلة الرحم وحسن الخلق وحسن الجوار يعمران الديار ويزيدان في الأعمار

“Menyambung tali kekerabatan, akhlak yang baik, dan berbuat baik kepada tetangga memakmurkan negeri dan menambah umur.” (HR. Ahmad).

14] Bagun pagi (subuh)

Bangun subuh dan memulai pekerjan di waktu pagi mendatangkan berkah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

بورك لأمتي في بكورها

“Ummatku diberkahi dalam hal mencari rizki pagi-pagi sekali.” [Majma’ Az-Zawaid: 4/64].

Banyak orang mengungkapkan sebab kesuksesannnya karena memulai pekerjaan di waktu pagi.

15] Menikah

Menikah merupakan salah satu sebab datangnya berkah, dahulu sebagian Salaf segera menikah agar kaya dan mendapatkan rejeki, hal ini mereka pahami dari firman Allah,

وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS: An-Nur 24:32).

16] Mengatur strategi

Allah telah menjanjikan untuk nabiNya kemenangan bahkan memberikannya kabar gembira sebelum perang dengan strategi-strategi yang direncanakan. Sebab, apapun tanpa strategi akan sulit mendatangkan kemenangan dan keberkahan, yakni berupa kemudahan menghadapi persoalan hidup.

Demikian pula berumah tangga, sebuah keluarga harus bisa mengatur strategi hidup untuk masa depannya, masa depan anak-anaknya, sebab jika tidak berkah hidup akan sulit diraih. Selain itu, tentu segala urusan kemudian diserahkan kepada Allah dan tiada henti berdoa agar hidup mendapat berkah.

 

Dasbo Street, Sabtu, 22/4/2017

[Marwan AM, Lc,  حفظه الله تعالى وغفر الله له ولوالديه]

 

 

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*