Jangan Bangga Tanpa Sunnah

[[Seri 25] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

Allah ta’ala berfirman,

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” [Yunus: 58].

Dalam riwayat Ahmad (2/158), dinarasikan Abdullah bin Amru radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

فإنَّ لكلِّ عابدٍ شِرَّةٌ ولكلِّ شِرَّةٍ فترةٌ فإمَّا إلى سنَّةٍ وإمَّا إلى بدعةٍ ، فمن كانت فترتُه إلى سنَّةٍ فقد اهتدَى ومن كانتْ فترتُه إلى غيرِ ذلك فقد هلك

Sesungguhnya setiap hamba memiliki masa semangat, dan setiap masa semangat itu punya masa kelesuan.  Semangat tersebut kadang mengarah kepada Sunnah, kadang pula mengarah kepada bid’ah. Maka barangsiapa kelesuannya itu mengarah kepada sunnahku, maka sungguh dia telah beruntung. Tapi barangsiapa kelesuannya itu mengarah kepada yang lain, maka dia pasti celaka.”

Allalika’i meriwayatkan (1/130), Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu berkata,

 ما فرحت بشيء في الإسلام أشد فرحاً بأن قلبي لم يدخله شيء من هذه الأهواء

 “Selama menjadi muslim tidak ada yang lebih membuatku gembira dibandingkan realita bahwa tidak ada satu pun pemikiran sesat yang pernah bercokol dalam hatiku.”

Juga diriwayatkan Allalika’i (1/131), Abu Aliyah berkata,

ما أدري أي النعمتين علي أعظم : إذ أخرجني الله من الشرك إلى الإسلام أو عصمني في الإسلام أن يكون لي فيه هوى

“Aku tidak tahu nikmat mana yang lebih besar yang di anugerahkan Allah kepadaku, apakah Allah mengeluarkanku dari kesyirikan menuju Islam atau melindungiku dengan Islam dari hawa nafsu.”

 

Beberapa poin penting:

  • Bangga dengan Sunnah dan jauh dari hawa nafsu
  • Menggapai hidayah Sunnah merupakan anugerah terbesar setelah hidayah Islam
  • Pentingnya memahami Sunnah, merupakan tanda hidayah

 

Ahad, 16 October 2016

[Marwan AM, Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه ]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*