Kebenaran Dilihat dari Dalilnya, Bukan Jumlah Follower

[[Seri 7] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

وَ إْن تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الأَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang di muka bumi Ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah “. (Al An’am : 116).

Juga,

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang Imam (yang dapat dijadikan teladan), qaanitan (patuh kepada Allah), dan hanif, dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang menyekutukan Allah).” (QS. An-Nahl: 120)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

عرضت علي الأمم، فرأيت النبي و معه الرهط، والنبي و معه الرجل والرجلان والنبي ليس معه أحد

Diperlihatkan kepadaku umat-umat, lalu aku melihat seorang Nabi bersamanya ar-rahth (sekelompok orang yang terdiri dari 3-10 orang), dan seorang Nabi bersamanya seorang dan dua orang, dan seorang Nabi tidak ada bersamanya seorangpun…..”.[HR: Bukhari dan Muslim]

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,

الجماعة ما وافق الحق وإن كنت وحدك

Yang disebut jama’ah adalah jika mengikuti kebenaran, walau ia seorang diri.” (Oleh Al Lalikai dalam Syarh I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jama’ah )

Sebagian salaf mengatakan,

عليك بطريق الحق ولا تستوحش لقلة السالكين وإياك وطريق الباطل ولا تغتر بكثرة الهالكين

Hendaklah engkau menempuh jalan kebenaran. Jangan engkau berkecil hati dengan sedikitnya orang yang mengikuti jalan kebenaran tersebut. Hati-hatilah dengan jalan kebatilan. Jangan engkau tertipu dengan banyaknya orang yang mengikuti yang akan binasa” (Madarijus Salikin, 1: 22).

 

Beberapa poin penting:

  • Surat Al-An’am di atas menegaskan bahwa kebanyakan manusia berada bukan di atas kebenaran
  • Di dalam surat An-Nahl di atas, Allah Azza wa Jalla menggelari nabi Ibrahim ‘alaihissalam sebagi ‘Ummat’, kendati sendirian di atas kebenaran
  • Banyaknya jumlah bukan tolok ukur kebenaran, dan bukan clue ke arah sana
  • Kebenaran dilihat dari dalilnya, bukan jumlah follower
  • Disebut Jamaah karena berada/bersatu di atas kebenaran, bukan karena banyak follower

 

Senin, 26 Sep. 16

[Marwan AM, Lc  حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*