Mulianya Intisab dengan Salaf, dan Akibat Intisab Selain Nama-nama Islam

[[Seri 8] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

Allah Ta’ala befirman,

هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا

“Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu.” [Al-Hajj: 78]

Rasulullahu shallahu ‘alaihi wasallam:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من ادعى دعوى الجاهلية فإنه من جثا جهنم،فقال رجل: يا رسول الله وإن صلى وصام؟ فقال: وإن صلى وصام، فادعوا بدعوى الله الذي سماكم المسلمين المؤمنين عباد الله. رواه الترمذي وقال: حسن صحيح غريب. وصححه الألباني

Barangsiapa yang mengklaim diri dengan klaim jahiliah, maka bakal menjadi bangkai Jahannam.” Seseorang bertanya: Wahai Rasulullah, walaupun dia sholat dan puasa? Beliau bersabda: “Walaupun dia sholat dan puasa, maka klaimlah diri kalian dengan klaim Allah yang menamakan kalian dengan hamba-hamba Allah yang muslim dan mukmin.”

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ :  مَنْ أَقَرَّ بِاسْمٍ مِنَ هَذِهِ الأَسْمَاءِ الْمُحْدَثَةِ ، فَقَدْ خَلَعَ رِبْقَةَ الإِسْلامِ مِنْ عُنُقِهِ

Kata Ibnu Abbas: “Barangsiapa menetapkan sebuah nama dengan nama-nama bid’ah, maka dia telah melepaskan ikatan Islam dari dirinya.” (HR: Ibnu Batthoh, Al-Ibanah, hal. 1/354)

اعلموا أن الإسلام هو السنة والسنة هي الإسلام، ولا يقوم أحدهما إلا بالآخر

Ketahuilah bahwa Islam adalah As Sunnah dan As Sunnah adalah Islam, masing-masing tidak dapat berdiri kecuali dengan yang lainnya.” (Al-Barbahari, Syarhus Sunnah, hal.65)

وقال ميمون بن مهران: إياك وكل شيئ يسمى بغير الإسلام

Jauhkanlah diri kalian dari segala nama yang bukan nama-nama Islam.” (HR: Ibnu Batthoh, Al-Ibanah, hal. 1/354).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata : “

Tidak ada cela bagi orang yang menampakkan madzhab Salaf, menisbahkan diri kepadanya, dan membanggakannya, bahkan wajib diterima semua itu darinya dengan kesepakatan ulama. Karena sesungguhnya madzhab Salaf adalah haq, jika dia sesuai dengan Salaf secara lahir dan batin, maka dia seperti seorang mukmin yang di atas kebenaran secara lahir dan batin.”” [Majmu Fatawa 4/149]

Beberapa poin penting:

  • Allah Azza wa Jalla sendiri yang menamakan para pengikut nabiNya sebagai muslim, dan Allah rida dengan nama tersebut
  • Intisab kepada Salaf merupakan intisab kepada Islam yang benar, sebab intisabnya kepada pembawa kebenaran dan para imam kaum muslimin
  • Berintisab kepada Salaf akan menyatukan
  • Sebaliknya, intisab kepada kelompok-kelompok tertentu akan menimbulkan perpecahan dan permusuhan, serta keluar dari jalan yang benar
  • Dilarang keras berintisab kepada pembawa kesesatan

Selasa, 27 Sep. 16

 

[Marwan AM, Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*