Serasa di Bumi Arab

Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa Bahasa Arab (BA) di Ma’had Assunah mulai terbang tinggi. Berbagai program saban hari meroket menunju angkasa peningkatan. Anak-anak pun menikmatinya bak berada di Khayangan.
13100763_1397004670325337_1721847738348761697_n
 
Seperti ghalibnya di ma’had-ma’had, BA di Ma’had Assunnah selain merupakan indentitas wajib yang harus dimiliki, juga merupakan tujuan yang harus dicapai oleh santri/wati. Sebab BA merupakan alat untuk memahami Al-Qur’an dan Hadist yang menjadi alasan mereka berada di Ma’had.
 
Karenanya untuk menggapai tujuan tersebut, kru Qismullughoh (Qismoh)/Seksi Bahasa yang dimanajeri Abu Fdhil belakangan banyak melakukan terobosan-terobosan baru. Salah satu terobosan yang paling menerobos adalah membuat rekaman hiwar/percakapan sehari-hari, di mana rekaman ini kemudian diputar setiap pagi sekitar pk 6:30-7:30 sebelum santri/wati masuk kelas.
 
Hasilnya, “Percakapan dengan berbahasa Arab terasa hidup, bahkan tak jarang tamu ketika mendengar rekaman tersebut mengatakan dirinya serasa sedang berada di bumi Arab,” ujar Abu Fadhil tanpa jemawa.
 
Setiap pagi, jelasnya, rekaman dengan judul hiwar berbeda terus diputar, hingga membuat telinga santri/wati terbiasa mendengarnya, hal ini otomatis menjadikan mereka akhirnya ‘latah’ mengucapkan apa yang mereka dengar.
 
Menariknya, bukan hanya judul saja yang berbeda, suara dan logat rekaman hiwar itu pun bervariasi, bahkan dengan logat kampung, semisal logat Suralaga, tapi pastinya tidak keluar dari kaidah-kaidah BA yang benar.
 
Terkait terobosan ini, “Semoga istiqomah,” harap Ustadz. Abdullah Husni, Mudir Kabir Ma’had Assunah.
 
Saat kabar ini diturunkan, Abu Fadhil dkk sedang membuat rekaman yang akan diputar untuk hari-hari berikutnya. Apa yang sedang mereka usahakan/lakukan semoga menuai hasil yang diangan-angankan.
 
Rest Room, 26/04/2016
 
via Status Mar Wan AM, حفظه الله تعالى ورعاه
Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*