Ummat ini Akan Menjadi Saksi Atas Ummat yang Lain

 

[[Seri 4] Mengungkap Kebenaran, Menindih Kebatilan]

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً

Dan yang demikian itu Kami telah menjadikan kalian (umat Islam) sebagai umat pertengahan agar kalian menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas perbuatan kalian” (QS  Al Baqarah: 143).

Menafsirkan ayat ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ Al-wasath adalah adil.”

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ

Kamu adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk umat manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran dan kamu beriman kepada Allah.” (Ali Imran: 110).

Al Khotib al Baghdadi –rahimahullah- berkata:

“(Bab tentang persaksian Allah dan Rasul-Nya akan keadilan para sahabat, dan tidak perlu mempertanyakan mereka, namun wajib dipertanyakan orang-orang setelah mereka).

Setiap hadits yang terhubung sanadnya dari seorang perawi sampai kepada Nabi –shallallahu’alaihi wa sallam-, tidak wajib diamalkan haditsnya kecuali setelah dicek akan keadilan semua perawinya dari jalur tersebut, dan juga wajib dilihat keadaan mereka, kecuali seorang sahabat yang diangkat (riwayatnya) kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-;

karena keadilan para sahabat sudah ditetapkan dan diketahui dengan persaksian dan rekomendasi Allah –Ta’ala- kepada mereka, akan kesucian dan pilihan-Nya kepada mereka dengan teks al Qur’an”. (Al Kifayah: 46)

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً

Ayat ini umum, akan tetapi maksudnya khusus, dikabarkan ayat ini turun khusus tentang para sahabat bukan yang lain.

Beberapa poin penting:

  • Pertengahan ummat ini dan keadilan para pengikutnya, menjadikan mereka saksi atas seluruh amal manusia dan keyakinan yang mereka anut.
  • Ummat ini yang terbaik dan terhebat di antara seluruh ummat, dan para sahabat lebih berhak menyandang gelar terbaik tersebut
  • Memang para sahabatlah manusia terbaik dalam setiap sendi kebaikan
  • Para sahabat adalah orang yang paling berhak menyandang gelar Al Wasathiah dan Al-khaeriah, sebab pada mereka ayat diturunkan, dan merekalah yang diajak bicara langsung. Adapun orang-orang setelahnya kemudian mengikuti jejak mereka, akan menggapai keutamaan mengikuti kadar ittiba’nya.
  • Bila diyakini para sahabat adalah sebaik-baik manusia, maka wajib diikuti
  • Ingat, yang dimaksud dengan Al-Wasathiah adalah jalannya para Salaf, jalannya para sahabat radhiallahu ‘anum, bukan yang lain.

Selasa, 20/9/2016

[Marwan AM, Lc حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*